May 15, 2021

Trendrays.com

Trend Info Terkini

Mengulas Alasan Performa Melempem Manchester United Bruno Fernandes Rindukan Paul Pogba

Performa melempem tampaknya diperlihatkan oleh Manchester United dalam beberapa laga terakhir yang mereka jalani. Sebagai contoh tim Setan Merah telah gagal mendulang kemenangan dalam tiga laga terakhir di semua kompetisi. Manchester United tercatat hanya mampu bermain imbang tanpa pernah mencetak gol dalam periode tersebut.

Hal tersebut tentu menjadi warning tersendiri bagi Ole Gunnar Solskjaer selaku pelatih utama Manchester United. Apalagi lini serang Manchester United tampak cukup garang sebelumnya dalam urusan mencetak gol dalam setiap laga. Misal di kancah Liga Inggris, Manchester United masih menjadi tim paling produktif kedua dalam urusan gol.

Tim Setan Merah sukses menggelontorkan 53 gol dari 27 laga yang dilakoni. Hanya saja dalam tiga laga terakhir, ketajaman Manchester United seakan akan hilang tanpa meninggalkan jejak. Bruno Fernandes yang biasanya kerap meledak performanya juga tidak bisa melakukan magis dalam beberapa laga terakhirnya.

Hal ini tentu menimbulkan kekhawatiran berlebih jika Manchester United terlalu bergantung pada sosok Bruno Fernandes. Ketergantungan Manchester United terhadap sosok Bruno Fernandes memang telah menjadi perbincangan hangat saat ini. Hal itu bisa terlihat ketika Bruno Fernandes tampil luar biasa dalam sebuah pertandingan yang dilakoni Manchester United.

Maka bisa dipastikan tim Setan Merah juga akan tampil bagus ketika Bruno Fernandes melakukan hal sama. Hanya saja ketika sinar Bruno Fernandes tampak meredup biasanya performa Manchester United juga tak jauh beda. Alhasil Manchester United diharapkan bisa berdiri di atas kaki sendiri tanpa terlalu bergantung mengandalkan satu pemain saja untuk meraih hasil gemilang.

Terlepas dari hal itu ada sebuah alasan sederhana yang sebenarnya membuat peran Bruno Fernandes tampak hilang dalam laga laga krusial. Hal itu barangkali ia terlalu mendapatkan tugas yang banyak sebagai tulang punggung tim. Dilansir Bongda, guna mengatasi hal tersebut sejatinya Bruno Fernandes dan Manchester United merindukan kehadiran Paul Pogba di lini tengah.

Gelandang Timnas Prancis itu sejatinya menjadi salah satu alasan dibalik performa melempem Manchester United. Absennya Paul Pogba lantaran cedera membuat ia harus melewatkan banyak laga bersama Manchester United. Sejak Paul Pogna digantikan pada paruh pertama dalam laga melawan Everton, bulan lalu.

Manchester United tercatat hanya memenangkan satu dari empat laga berikutnya di Liga Inggris. Bahkan, Manchester United hanya mampu mengemas tiga kemenangan saja dalam 10 laga terakhir di Liga Inggris. Ketika kembali ke awal tahun dimana kehadiran Pogba sempat membuat kinerja lini tengah Manchester United begitu luas biasa.

Pemain asal Prancis itu tidak hanya bisa mencetak gol dalam situasi tak terduga, lalu menciptakan peluang mencetak gol kepada rekan setimnya. Tetapi peran Paul Pogba sejatinya juga lebih kepada membantu meringankan tugas Bruno Fernandes. Meskipun memiliki opsi banyak di lini tengah, kualitas dan keahlian Pogba memang tidak bisa disamai gelandang Manchester United lainnya.

Sebagai contoh dalam laga melawan Crystal Palace, Solskjaer memainkan Fred dan Nemanja Matic secara bersamaan untuk mendukung peran Bruno Fernandes di posisi belakangnya. Tetapi baik Matic maupun Fred tidak memiliki kualitas sama yang dimiliki oleh Pogba. Mungkin Fred dan Matic bisa memberikan kepastian di lini tengah Manchester United.

Keduanya mampu menjalankan peran dengan baik ketika bisa memblokir serangan lawan. Hanya saja, keduanya lebih sering melakukan umpan yang arahnya horizontal. Keduanya belum bisa menyamai keunggulan Pogba ketika menciptakan kecepatan serangan balik, itu perbedaan mendasarnya.

Begitu pula dengan Scoot McTominay, dimana ketika ia bermain tampaknya Bruno Fernandes akan tetap menjadi sorotan utama. Tetapi ketika Bruno Fernandes memudar, performa Manchester United akan terlihat menurun dan gagal meraih hasil maksimal. Saat Pogba absen dan Bruno Fernandes tidak bisa berbuat banyak, tercatat hanya Luke Shaw yang mampu menjalankan peran serangan dari sisi bek sayap.

Luke Shaw bahkan menjadi salah satu bek dengan rasio menciptakan peluang yang cukup banyak di lima liga top Eropa saat ini. Tentu bukan yang ideal ketika Manchester United hanya bertumpu kepada Luke Shaw untuk memecahkan deadlock. Apalagi Manchester United saat ini telah mendapatkan hasil imbang tanpa gol dalam enam laga di liga domestik.

Catatan itu membuat Manchester United menjadi tim paling banyak mendapatkan hasil tersebut. Akhirnya saat ini Manchester United harus puas berada pada posisi kedua dan ketinggalan 14 poin dari Manchester City selaku pemuncak klasemen. Dan salah satu alasan menurunnya performa Manchester United dan Bruno Fernandes, barangkali mereka merindukan kehadiran Paul Pogba di lini tengah tim.