April 17, 2024

Trendrays.com

Trend Info Terkini

Rindu Indonesia Damai Tanpa Gaduh Fadli Zon & Mardani Ali Sera Doakan Sidang Rizieq Shihab

Fadli Zon dan Mardani Ali Sera kompak mendoakan sidang Muhammad Rizieq Shihab yang digelar hari ini, Jumat (26/3/2021). Sidang praperadilan kasus kerumunan atas terdakwa Rizieq Shihab hari ini dilaksanakan secara offline. Diketahui, doa tersebut terunggah di Twitter pribadi Mardani Ali Sera, dan di retweet oleh Fadli Zon.

Unggahan itu menampilkan momen salat Jumat keduanya di Masjid Oman, Banda Aceh. Dalam cuitan tersebut, mereka berharap sidang berjalan lancar dan juga menegakkan keadilan serta kejujuran. "Sholat Jumat di Masjid Oman Banda Aceh bersama @fadlizon . Kami mendoakan sidang IB HRS di Jakarta berlangsung aman lancar dan yg paling utama penuh keadilan & kejujuran. Rindu Indonesia damai tanpa kriminalisasi, tanpa gaduh. Jelang Ramadhan konsolidasi nasional lawan covid. "

Di sisi lain, saat sidang, simpatisan Rizieq Shihab datang berkerumun, bahkan memaksa masuk ke ruang sidang. Mereka pun memberikan jaminan untuk tidak membuat kerumunan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Dilansir dari , aksi adu mulut pun terjadi antara simpatisan Rizieq dengan pihak polisi.

Tak hanya itu, kondisi di luar pengadilan pun semakin memanas setelah terjadi kericuhan dan aksi saling dorong antara simpatisan dengan polisi. Akibatnya, sejumlah simpatisan Rizieq diamankan oleh pihak kepolisian. Aparat kepolisian awalnya sempat beberapa kali mengimbau massa melalui pengeras suara untuk membubarkan diri.

Namun, hal itu tidak dihiraukan dan bertahan sembari salawat. Tanpa sebab yang pasti, tiba tiba terjadi kericuhan. Sementara massa sempat meneriaki aparat dan berusaha untuk masuk ke dalam area pengadilan.

Aparat kepolisian pun mengamankan sejumlah orang dari depan pengadilan. Mereka dibawa masuk ke dalam truk yang berada di dekat lokasi untuk diamankan. Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Erwin Kurniawan, mengatakan tindakan yang diambil anggotanya semata mata untuk mengamankan masyarakat dari bahaya penyebaran Covid 19.

“Sehingga tadi mengamankan satu dua orang untuk melakukan edukasi sekaligus mengingatkan untuk tidak melakukan tindakan provokasi yang mengakibatkan terjadinya kerumunan,” ujarnya, Jumat (26/3/2021). Apalagi sebelum mengamankan beberapa orang, aparat kepolisian sudha terlebih dulu memberikan imbauan. Namun, hal itu tidak diindahkan hingga terpaksa dilakukan cara lain.