June 17, 2021

Trendrays.com

Trend Info Terkini

sang Istri Tak Mampu Menahan Tangis Suasana Haru di Pemakaman Okky Bisma Pramugara Sriwijaya

Supeno Hendy Kuswanto, Ayah pramugara maskapai Sriwijaya Air Okky Bisma, yang tewas saat bertugas di Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, berusaha tegar menyaksikan proses pemakaman sang anak. Okky Bisma dimakamkan di Pemakaman Umum Balekambang, Condet, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2021). Okky Bisma salah satu korban yang merupakan kru Flight Attendant pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jakarta Pontianak yang jatuh di perairan Pulau Seribu, Jakarta Utara, 9 Januari lalu.

Dalam proses pemakaman tersebut, tampak istri almarhum Okky Bisma tak kuasa menahan tangis saat jenazah masuk liang lahat. Alda Refa tak kuasa menahan kesedihan. Tangisnya pecah saat jenazah sang suami, dimakamkan, Kamis (14/1/2021). Ia terisak sambil bingkai foto Okky, satu dari 60 korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Usai berhasil teridentifikasi Tim Disaster Victim Identification (DVI) pada Senin (11/1/2021) lalu, jenazah Okky Bisma dimakamkan hari ini di TPU Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur. Pemakaman yang berlangsung sedari pukul 10.15 WIB ini dihadiri oleh keluarga inti termasuk sang istri, Aldha Refa. Mengenakan kerudung hitam dan baju polkadot hitam putih, Refa tampak terisak sedari peti jenazah memasuki Taman Pemakaman Umum (TPU) Balekambang.

Air matanya kian deras dan isakan makin menggema ketika peti jenazah dimasukan ke liang lahat. Meski suara pacul mengenai gundukan tanah merah memenuhi sekitar pemakaman, isakan Refa masih terdengar jelas. "Enggak apa apa, nangis aja. Tapi jangan lupa istigfar," ujar seorang rekannya yang juga pramugari Sriwijaya Air.

Selain itu, Refa terus memegangi dan memeluk bingkai foto sang suami. Hal itupun ia lakoni ketika manabur bunga dan menyiram air mawar di atas pusaran sang suami. Tak lupa, para pelayat turut memperingati dirinya agar tak menitikan air mata di atas pusaran sang suami, ketika dirinya memeluk liang lahat Okky.

Sebelumnya, saat memberi sambutan dalam penyerahan jenazah Okky Bisma di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2021), sang ayah berharap anaknya masuk ke dalam mati syahid dan jihad. Dalam sambutannya, Hendy mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dianggap telah memberikan perhatian khusus atas kejadian kecelakaan tersebut. Ia juga berterima kasih kepada Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian yang diwakili Dirjen Dukcapil telah bersedia bertakziah ke rumah duka bersama jajaran Direksi Jasa Raharja.

"Saya juga berterima kasih yang sebesar besarnya kepada tim evakuasi yang tidak henti hentinya siang dan malam mencari puing puing kecelakaan pesawat," ungkap Supeno dalam sambutannya. Ia juga berterima kasih kepada Tim DVI yang berhasil mengidentifikasi bagian tubuh anaknya. Supeno juga berterima kasih kepada pihak Sriwijaya Air yang mendampingi keluarga selama 7 hari di rumah duka.

Supeno mengatakan, sebenarnya keluarga dapat menguburkan langsung jenazah Okky pada Senin (11/1/2021) saat Tim DVI berhasil identifikasi korban. Namun saat itu keluarga berharap ada mukjizat lain dimana potongan tubuh Okky dapat ditemukan kembali oleh Tim DVI. Maka dari itu mereka memberi waktu dua hari untuk menunggu hasil identifikasi lain.

Akan tetapi sampai Rabu (13/1/2021) belum ada tanda tanda ditemukannya bagian tubuh Okky yang lain. Sehingga pihak keluarga memutuskan untuk menguburkan Okky dengan segera pada Kamis (14/1/2021). Supeno mengaku sudah berserah kepada Tuhan atas musibah yang menimpa keluarganya.

Ia hanya berharap mendiang Okky dapat diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga berharap, Okky diberi ganjaran mati secara syahid dan mati secara jihad oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sebab Okky meninggal dalam keadaan tengah berjuang mencari nafkah untuk keluarganya.

Ia juga meninggal di tengah lautan lepas karena kecelakaan tersebut. "Kita tahu barang siapa meninggal ketika mencari nafkah untuk keluarganya maka masuk ke dalam jihad dan barang siapa meninggal di laut termasuk syahid. Dua duanya dimiliki Okky Bisma," tutur Supeno. Diketahui sebelumnya Okky Bisma menjadi jenazah pertama yang berhasil teriidentifikasi atas kecelakaan pesawat Sriwijaya Air, Sabtu (9/1/2021).

Jenazah Okky Bisma mudah teridentifikasi lantaran bagian tangan kanannya lengkap dengan telapak kanan masih utuh. Hal itu memudahkan Tim Inafis Polri memeriksa kecocokan antara sidik jari kanan Okky dengan sidik jari di e KTP Okky yang terdaftar pada manifes penerbangan. Jenazah Okky teridentifikasi Senin (11/1/2021) sore.