May 15, 2021

Trendrays.com

Trend Info Terkini

Tukang Parkir Tusuk Pengunjung Mini Market Tak Diberi Uang

Seorang tukang parkir menusuk pengunjung mini market. Kejadian itu berlangsung, Kamis (31/12/2020) malam. Pelaku berinisial BN (40), warga Desa Kopang Remiga, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia sudah diamankan polisi. Sementara korban berinisial MA. Usianya 37 tahun.

Penganiayaan yang dilakukan pelaku itu dipicu masalah sepele. Korban tidak memberikan uang saat akan pergi meninggalkan lokasi minimarket tersebut. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka gores di bagian pundak dan jari tangannya robek akibat sabetan senjata tajam.

Kapolsek Kopang AKP Suherdi mengatakan, kasus penganiayaan itu berawal saat korban datang di Alfamart di Desa Kopang Rembiga untuk membeli air minum. Namun, karena saat itu ramai pengunjung, korban mengurungkan niatnya dan hendak kembali pulang. Tapi saat akan meninggalkan lokasi, korban dimintai pelaku uang parkir.

"Pada saat korban akan pergi menggunakan motornya tiba tiba dimintai uang parkir oleh pelaku. Namun korban bilang, 'Sabar, saudara, lain kali saja'," kata Suherdi, saat dikonfirmasi, Minggu (2/1/2021). Karena tersinggung tak diberi uang itu, pelaku emosi dan langsung melakukan penganiayaan kepada korban. Saat itu, korban terkejut karena mendadak mendapat serangan senjata tajam dari pelaku.

Meski sempat menghindar, namun akibat serangan yang dilakukan pelaku itu membuat pundaknya tergores dan jari tangannya mengalami luka robek. "Korban mengalami luka di bagian pundak dan jari tangan," kata Suherdi. Mengetahui pelaku membawa senjata tajam, korban, lanjut Suherdi, saat itu memilih tidak membalas, tapi langsung kabur untuk menyelamatkan diri dan lapor polisi.

Setelah mendapat laporan dari korban, malam itu juga polisi langsung memburu pelaku. Pelaku berhasil ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Dari pemeriksaan yang dilakukan, pelaku mengakui perbuatannya.

Alasannya, tersinggung dengan korban karena tak diberi uang parkir dan juga karena terpengaruh minuman keras. "Pelaku ditangkap di rumahnya malam itu juga. Saat melakukan aksinya pelaku mengaku dalam keadaan mabuk," kata dia.